Tidak seperti biasanya, hari ini sebagian besar temanku, Laki -Perempuan Teng Go untuk mempersiapkan segala keperluan termasuk tidur lebih cepat agar dini hari nanti jam 01.30 bisa dengan segar menyaksikan pertandingan semi final antara Jerman vs Spanyol. Sayang melewatkan aksi pemain dengan tehnik individu tingkat tinggi disertai kerjasama team yang begitu ciamik. Kemungkinan besar rekor 15 Gol milik Ronaldo (Brazil) bisa dipecahkan oleh Miroslav Klose (Jerman) yang saat ini sudah mengoleksi 14 Gol. Maklum Piala Dunia hanya berlangsung sekali dalam 4 tahun he he heMelihat kemampuan Jerman dibabak 16 besar dan 8 besar yang mempermalukan Inggris 4-1 dan membantai Argentina tanpa balas 4-0, tak salah banyak penonton menjagokan Jerman akan keluar sebagai pemenang. Apalagi setelah mendengar komentar Franz Beckenbauer yang mengatakan bahwa Tim Jerman saat ini dengan usia rata-rata 25 tahun 4 bulan adalah Tim terbaik yang pernah ada. Disamping itu, sepanjang pertandingan Spanyol mencetak 6 Gol oleh 2 pemain (David Villa dan Inesta), sedangkan Jerman 13 Gol yang dicetak oleh 6 pemain dalam arti sebagian besar pemain Jerman punya kemampuan mencetak Gol.
Don’t change the winning Team. Semboyan ini yang membuat sang pelatih Jerman (Joachim Loew) pusing tujuh keliling karena Thomas Muller yang sudah mencetak 4 gol tidak bisa diturunkan karena hukuman akumulasi 2 kartu kuning. Muller juga yang membuat rekor gol tercepat (menit ke 3) di Piala Dunia 2010 ini saat melawan Argentina. Entah siapa yang bisa menggantikan posisinya.
Nah lho ! Masih mau mendukung Jerman ? ha ha ha
Spanyol si Juara Eropa 2008 bukanlah tim sembarangan yang bisa dipandang sebelah mata oleh Jerman. Di sana bercokol pemain-pemain termahal yang membela klub-klub besar (Real Madrid, Barcelona, Liverpol, Arsenal). Type pemain Spanyol dengan tik-taknya yang merupakan kombinasi gaya Barcelona dan Real Madrid kelihatannya bisa membongkar pertahanan Jerman, apalagi Spanyol sudah punya pengalaman mengalahkan Jerman di Piala Eropa 2008.
Walaupun sampai saat ini Fernando Torres (Striker Liverpol) belum mencetak gol, tentunya dia punya motivasi luar biasa agar bisa tetap diperhitungkan.
Kalau kita mendengar komentar pengamat sebelum pertandingan Belanda vs Uruguay, semuanya menjagokan bahwa Belanda akan dengan mudah bisa mengalahkan Uruguay. Ternyata kemenangan Belanda tak bisa lepas dari Gol ke 2 yang berbau Off Side.
Melihat pertahanan Belanda yang dicabik-cabik Uruguay pada menit terakhir sehingga tercipta gol balasan yang membuat skor 3-2, apabila masih ada waktu sepertinya Uruguay akan bisa menyamakan skor menjadi 3-3.
Kemenangan Belanda bisa kita sebut “Save by the Bell”
Apakah akan terjadi pertandingan yang mendebarkan antara Jerman vs Spanyol ?
Note : Penulis tidak bertanggung jawab kalau artikel ini dijadikan dasar mendukung Tim yang dijagokan bila ternyata hasilnya meleset.
Selasa, 13 Juli 2010
Senin, 12 Juli 2010
Tuan Rumah Yang Baik
Africa Selatan suatu Negara di Benua Africa yg baru Merdeka thn 1961 dengan penduduk 44 juta adalah Negara pertama di Benua Africa yg ditunjuk dengan suara bulat untuk jadi tuan rumah Piala Dunia setelah menyisihkan beberapa Negara yg juga berminat. Untuk jadi tuan rumah mereka harus merogoh kocek seb Rp 65 trilyun guna membangun semua prasarana seperti stadion, jalan dll. Entah kapan biaya itu bisa kembali, sepertinya tidak ada perhitungan untung rugi disini, yg penting bisa jadi tuan rumah sehingga menjadi pusat perhatian dunia. Tim Afsel juga melalui babak penyisihan agar bisa ikut, beda dengan tahun sebelumnya dimana tuan rumah langsung lolos. Pengorbanan Afsel tidak sebanding dengan Timnya yg langsung gugur di babak penyisihan, kalah selisih gol dengan Meksiko. Padahal dipertandingan terakhir mereka mengalahkan Prancis mantan Juara Dunia th 1998. Kalah nasib atau mungkin memberi kesempatan kepada tamu, istilahnya tuan rumah yang baik he he he. Ada lagi cerita tikus mati dilumbung padi yang dialami oleh Soweto TV salah satu Stasiun TV Swasta Afsel, hanya bisa gigit jari melihat kemeriahan Piala Dunia, mereka tak boleh meliput di lapangan karena tak mampu membayar hak siar kepada FIFA. Konon FIFA dapat pundi-pundi seb USD 2 miliar dari hak siar ini. Untuk ikut ambil bagian, mereka berputar-putar diluar stadion dan hanya menyiarkan sisi luar atau effek samping dari Piala Dunia. Memberikan kesempatan TV asing agar leluasa meliput. Baik kali dikauuuu ha ha ha. Kalau yg ini cerita kesombongan pemilik pesawat pribadi yg tidak mau mengatur parkir pesawatnya, akibatnya pesawat lain berputar-putar di udara hampir kehabisan bahan bakar sehingga 1000 penonton yg telah memiliki karcis batal masuk stadion. Kekacauan parkir pesawat ini sedang dalam proses penyelidikan dan kabarnya yg jadi biang keladi adalah petinggi FIFA. Masya Allah... Tentang kebaikan tuan rumah hampir sama dengan kebiasaan dikampung saya Nagari di Sumbar sewaktu Baralek (pesta kawin), tuan rumah atau sapokok yg jadi panitia menunggu diluar sampai semua tamu selesai makan. Lain padang lain belalang, lain Benua ternyata sama adatnya. Sama-sama jadi tuan rumah yang baik.
Sabtu, 03 Juli 2010
Demam Piala Dunia (Jerman vs Argentina)
Pertandingan menuju perempat final tadi malam antara Belanda vs Brazil dan dini hari antara Ghana vs Uruguay telah membuat malu para pengamat termasuk saya sendiri karena meleset 1000%.
Siapa nyana Brazil yg mencetak gol di menit ke 10 dan mengusai permainan di babak pertama justru kalah dari Belanda. Begitu juga dengan Ghana melawan 10 pemain Uruguay dan mendapat hadiah pinalti di menit ke 120 malah jadi kalah. Statistik masa lalu tak boleh dijadikan dasar dalam memprediksi suatu pertandingan. Bola bundar, mungkin itu jawabannya ha ha ha.
Malam ini kembali kita menyaksikan Argentina vs Jerman yg mengingatkan pada final tahun 1986 dan tahun 1990. Th 1986 di Meksiko dimenangkan Argentina dan th 1990 di Itali dimenangkan Jerman. Kita bisa simpulkan bila main di Amerika milik Argentina main di Eropa milik Jerman alias jago kandang he he he.
Apa yg akan terjadi malam ini di Afsel ? Tahun 1986 dan 1990 Argentina diperkuat Maradona dan sekarang beliau jadi pelatih. Th 1986 ada gol tangan Tuhan ala Maradona dan tahun 1990 hadiah pinalti untuk Jerman. Africa lebih dekat ke Eropa, berarti Jerman yg akan menang ?
Jerman dan Argentina sepertinya menang bergantian. Berarti Argentina menang ?
Argentina akan main menyerang, sesuai karakter sang pelatih Maradona dan akan diimbangi mesin diesel Jerman. Franz Beckenbauer pernah berjaya baik sebagai pemain (1974 ) maupun sebagai pelatih (1990). Mungkinkah bisa disamai oleh Maradona ?
Bingung, bingung aku bingung memilihnya.
Aku jagoin Argentina karena disitu ada Lionell Messi.
Bagaimana dengan anda ?
Siapa nyana Brazil yg mencetak gol di menit ke 10 dan mengusai permainan di babak pertama justru kalah dari Belanda. Begitu juga dengan Ghana melawan 10 pemain Uruguay dan mendapat hadiah pinalti di menit ke 120 malah jadi kalah. Statistik masa lalu tak boleh dijadikan dasar dalam memprediksi suatu pertandingan. Bola bundar, mungkin itu jawabannya ha ha ha.
Malam ini kembali kita menyaksikan Argentina vs Jerman yg mengingatkan pada final tahun 1986 dan tahun 1990. Th 1986 di Meksiko dimenangkan Argentina dan th 1990 di Itali dimenangkan Jerman. Kita bisa simpulkan bila main di Amerika milik Argentina main di Eropa milik Jerman alias jago kandang he he he.
Apa yg akan terjadi malam ini di Afsel ? Tahun 1986 dan 1990 Argentina diperkuat Maradona dan sekarang beliau jadi pelatih. Th 1986 ada gol tangan Tuhan ala Maradona dan tahun 1990 hadiah pinalti untuk Jerman. Africa lebih dekat ke Eropa, berarti Jerman yg akan menang ?
Jerman dan Argentina sepertinya menang bergantian. Berarti Argentina menang ?
Argentina akan main menyerang, sesuai karakter sang pelatih Maradona dan akan diimbangi mesin diesel Jerman. Franz Beckenbauer pernah berjaya baik sebagai pemain (1974 ) maupun sebagai pelatih (1990). Mungkinkah bisa disamai oleh Maradona ?
Bingung, bingung aku bingung memilihnya.
Aku jagoin Argentina karena disitu ada Lionell Messi.
Bagaimana dengan anda ?
Jumat, 02 Juli 2010
Demam Piala Dunia (Brazil vs Belanda
Hari ini jam 16.00 waktu Afsel atau jam 21 WIB yang akan disiarkan langsung oleh RCTI bertempat di Nelson Mandela Bay Stadium Port Elizabeth dengan kapasitas 46.000 penonton akan berlangsung pertandingan sistem knock out menuju perempat final antara Belanda vs Brazil
Diperkirakan pertandingan tersebut akan menyedot lebih banyak penonton karena Brazil dan Belanda belum pernah terkalahkan dan sama-sama mempunyai fans yang fanatik. Untuk warga Jabodetabek sudah maklum bahwa Jumat sore adalah puncak kemacetan karena banyak warga yang pulang mudik atau bersiap-siap untuk weekend. Malam ini saya jamin jalanan akan kosong karena penonton dari sore sudah mengambil posisi terbaik di Cafe maupun di rumah masing-masing.
Berkaca dari pertandingan sebelumnya pada babak penyisihan dan 16 besar terlihat bahwa Brazil mempunyai penyerang yang lebih produktif, memasukan 8 gol sedangkan Belanda memasukan 7 gol. Apabila tidak terjadi main mata antara Brazil dan Portugal pada babak penyisihan, maka Brazil akan lebih produktif lagi. Dari sisi pertahanan kedua kesebelasan sama-sama disiplin menjaga daerahnya yaitu sama-sama kemasukan 2 gol.
Jika kita bandingkan prestasi Brazil dan Belanda pada Piala Dunia terdahulu, Brazil unggul segalanya yaitu 5 kali Juara. Sedangkan prestasi terbaik Belanda dalam Piala Dunia adalah Runner Up tahun 1974 dan 1978 saat masih diperkuat oleh Legenda Johan CruffDari catatan rekor pertemuan Brazil dan Belanda sejak tahun 1963 – 1999 sebanyak 8 kali pertemuan, Brazil juga unggul yaitu menang 3 Kali, Kalah 2 Kali dan Seri 3 Kali.
Sukses ternyata bisa dipengaruhi oleh bulan kelahiran, kata Psikolog Canada bernama Roger Bansley, semakin cepat bulan kelahiran kemungkinan sukses semakin tinggi (Januari bulan ke 1 lebih baik dari May bulan ke 5) . Atas dasar usia rata-rata, Brazil lahir lebih cepat, pemain Brazil lahir 18 April sedangkan pemain Belanda lahir tgl. 18 May. Nah lho !
Kalau berbicara masalah gosip tentang kekompakan pemain di Lapangan atau diluar Lapangan, sekali lagi Brazil lebih unggul karena Tim Brazil tidak pernah terdengar perpecahan di dalamnya, sedangkan Tim Belanda ada api dalam sekam yang dipicu oleh kemarahan Van Versie saat diganti waktu berhadapan dengan Slovakia.
Teman yang satu ini lain lagi alasannya mendukung Brazil, dia tidak tahu prestasi Brazil maupun prestasi Belanda. Alasannya cukup unik, sepertinya masih ada dendam. Gue dukung Brazil, karena Belanda pernah menjajah kita ha ha ha ha.
Anda mendukung siapa ?
Diperkirakan pertandingan tersebut akan menyedot lebih banyak penonton karena Brazil dan Belanda belum pernah terkalahkan dan sama-sama mempunyai fans yang fanatik. Untuk warga Jabodetabek sudah maklum bahwa Jumat sore adalah puncak kemacetan karena banyak warga yang pulang mudik atau bersiap-siap untuk weekend. Malam ini saya jamin jalanan akan kosong karena penonton dari sore sudah mengambil posisi terbaik di Cafe maupun di rumah masing-masing.
Berkaca dari pertandingan sebelumnya pada babak penyisihan dan 16 besar terlihat bahwa Brazil mempunyai penyerang yang lebih produktif, memasukan 8 gol sedangkan Belanda memasukan 7 gol. Apabila tidak terjadi main mata antara Brazil dan Portugal pada babak penyisihan, maka Brazil akan lebih produktif lagi. Dari sisi pertahanan kedua kesebelasan sama-sama disiplin menjaga daerahnya yaitu sama-sama kemasukan 2 gol.
Jika kita bandingkan prestasi Brazil dan Belanda pada Piala Dunia terdahulu, Brazil unggul segalanya yaitu 5 kali Juara. Sedangkan prestasi terbaik Belanda dalam Piala Dunia adalah Runner Up tahun 1974 dan 1978 saat masih diperkuat oleh Legenda Johan CruffDari catatan rekor pertemuan Brazil dan Belanda sejak tahun 1963 – 1999 sebanyak 8 kali pertemuan, Brazil juga unggul yaitu menang 3 Kali, Kalah 2 Kali dan Seri 3 Kali.
Sukses ternyata bisa dipengaruhi oleh bulan kelahiran, kata Psikolog Canada bernama Roger Bansley, semakin cepat bulan kelahiran kemungkinan sukses semakin tinggi (Januari bulan ke 1 lebih baik dari May bulan ke 5) . Atas dasar usia rata-rata, Brazil lahir lebih cepat, pemain Brazil lahir 18 April sedangkan pemain Belanda lahir tgl. 18 May. Nah lho !
Kalau berbicara masalah gosip tentang kekompakan pemain di Lapangan atau diluar Lapangan, sekali lagi Brazil lebih unggul karena Tim Brazil tidak pernah terdengar perpecahan di dalamnya, sedangkan Tim Belanda ada api dalam sekam yang dipicu oleh kemarahan Van Versie saat diganti waktu berhadapan dengan Slovakia.
Teman yang satu ini lain lagi alasannya mendukung Brazil, dia tidak tahu prestasi Brazil maupun prestasi Belanda. Alasannya cukup unik, sepertinya masih ada dendam. Gue dukung Brazil, karena Belanda pernah menjajah kita ha ha ha ha.
Anda mendukung siapa ?
Jumat, 25 Juni 2010
Sepak Bola Tanpa Offside
Sepak Bola Tanpa Offside
reflus.ramli@yahoo.comBicara sepak bola takkan habis-habisnya. Entah dari sudut mana anda memandangnya. Semuanya enak untuk dibicarakan. Apalagi saat ini sedang berlangsung Piala Dunia di Afsel yang sudah banyak memakan korban, maksudnya kekalahan Tim negara-negara dengan kompetisi yang begitu apik.
Setiap kekalahan dan kemenangan di analisa dengan begitu mendetail, mengalahkan analis di lantai Bursa yang memprediksi turun naiknya harga saham. Setiap aktor dalam Sepak bola , pelatih dan pemain gerak-geriknya mendapat sorotan media dan diberitakan detik-demi detik.Jumlah uang yang beredar dalam Sepak Bola luar biasa banyaknya. Sebagai gambaran, biaya perhelatan Piala Dunia di Afsel memakan biaya sebesar Rp 65 Trilyun. Biaya sebesar itu entah kapan bisa kembali, yang penting sudah bisa jadi tuan rumah yang diidam-diidamkan banyak Negara, tak perduli apa bisa main Bola atau tidak. Contohnya Indonesia juga mencalonkan diri jadi tuan rumah he he he. Pungguk merindukan bulan ?????
Yang cukup mencengangkan adalah gaji Pemain dan Pelatih Sepak bola. Capello pelatih Inggris dibayar Rp 10 milyar perbulan. Gaji Ronaldo yang dibeli Real Madrid dari MU sebesar Rp 1,4 Trilyun, bergaji Rp 3 milyar per pekan. Semua itu duit benaran lho ! Bukan daun he he he.
Sepak bola yang dimainkan oleh 2 (dua) tim masing2 11 orang dengan tujuan agar bisa memasukan Bola ke gawang lawan (Gol). Berbagai cara dan taktik dipersiapkan bertahun-tahun agar bisa menciptakan Gol. Untuk Gol di Piala Dunia dibutuhkan persiapan selama 4 tahun.
Apabila tercipta Gol, berbagai macam gaya ditunjukkan oleh pemain, berpelukan, jungkir balik, menari-nari, membuka baju dan lain-lain. Begitu juga dengan sorak-sorai penonton.
Gollllllll, teriak komentator : Pemain serta penonton bersorak kegirangan, namun seketika sunyi senyap karena wasit menganulir gol tersebut karena pemain Offside.
Offside ini menjadi perdebatan yang berkepanjangan entah itu di media dan tak kalah pula perdebatan di warung kopi yang sampai membuat adu jotos.
Terngiang-ngiang dalam benak penulis suatu pertandingan sepak bola yang begitu heboh dan penonton berjoget selama 90 menit merayakan setiap Gol yang tercipta.
Setelah diamati, ternyata dalam Sepak bola itu tidak terdapat peraturan Offside.
Salah sendiri, kenapa lawan nggak dikawal ?
Bagaimana pendapat anda. Setujukah Offside dihilangkan dalam Sepak bola ?
Ada-ada wae he he he
reflus.ramli@yahoo.comBicara sepak bola takkan habis-habisnya. Entah dari sudut mana anda memandangnya. Semuanya enak untuk dibicarakan. Apalagi saat ini sedang berlangsung Piala Dunia di Afsel yang sudah banyak memakan korban, maksudnya kekalahan Tim negara-negara dengan kompetisi yang begitu apik.
Setiap kekalahan dan kemenangan di analisa dengan begitu mendetail, mengalahkan analis di lantai Bursa yang memprediksi turun naiknya harga saham. Setiap aktor dalam Sepak bola , pelatih dan pemain gerak-geriknya mendapat sorotan media dan diberitakan detik-demi detik.Jumlah uang yang beredar dalam Sepak Bola luar biasa banyaknya. Sebagai gambaran, biaya perhelatan Piala Dunia di Afsel memakan biaya sebesar Rp 65 Trilyun. Biaya sebesar itu entah kapan bisa kembali, yang penting sudah bisa jadi tuan rumah yang diidam-diidamkan banyak Negara, tak perduli apa bisa main Bola atau tidak. Contohnya Indonesia juga mencalonkan diri jadi tuan rumah he he he. Pungguk merindukan bulan ?????
Yang cukup mencengangkan adalah gaji Pemain dan Pelatih Sepak bola. Capello pelatih Inggris dibayar Rp 10 milyar perbulan. Gaji Ronaldo yang dibeli Real Madrid dari MU sebesar Rp 1,4 Trilyun, bergaji Rp 3 milyar per pekan. Semua itu duit benaran lho ! Bukan daun he he he.
Sepak bola yang dimainkan oleh 2 (dua) tim masing2 11 orang dengan tujuan agar bisa memasukan Bola ke gawang lawan (Gol). Berbagai cara dan taktik dipersiapkan bertahun-tahun agar bisa menciptakan Gol. Untuk Gol di Piala Dunia dibutuhkan persiapan selama 4 tahun.
Apabila tercipta Gol, berbagai macam gaya ditunjukkan oleh pemain, berpelukan, jungkir balik, menari-nari, membuka baju dan lain-lain. Begitu juga dengan sorak-sorai penonton.
Gollllllll, teriak komentator : Pemain serta penonton bersorak kegirangan, namun seketika sunyi senyap karena wasit menganulir gol tersebut karena pemain Offside.
Offside ini menjadi perdebatan yang berkepanjangan entah itu di media dan tak kalah pula perdebatan di warung kopi yang sampai membuat adu jotos.
Terngiang-ngiang dalam benak penulis suatu pertandingan sepak bola yang begitu heboh dan penonton berjoget selama 90 menit merayakan setiap Gol yang tercipta.
Setelah diamati, ternyata dalam Sepak bola itu tidak terdapat peraturan Offside.
Salah sendiri, kenapa lawan nggak dikawal ?
Bagaimana pendapat anda. Setujukah Offside dihilangkan dalam Sepak bola ?
Ada-ada wae he he he
Jumat, 18 Juni 2010
Demam Piala Dunia (Main Sabun)

Penonton Piala Dunia 2010 sudah mulai terhibur setelah menonton partai Argentina vs Korea Selatan yang berlangsung Kamis malam tanggal 17 Juni 2010 dengan skor akhir 4 – 1 untuk kemenangan Argentina. Maklum, partai-partai sebelumnya berlangsung kaku dan miskin gol karena semua tim mencari kemenangan, termasuk Brazil yang selama ini dikenal dengan keindahannya seperti menari-nari Samba di lapangan hanya menang susah payah 2-1 melawan Korea Utara dengan pelatih Kim Jong-hun yang tak bisa main bola.
Walaupun pada partai Argentina vs Korsel terjadi Hattrick yang diciptakan oleh GONZALO HIQUAIN (pemain berusia 22 tahun), namun semua penonton dan media tetap menyanjung setinggi langit aksi LIONEL MESSI yang meliuk-liuk dan membuat pemain Kolsel terbirit-birit menjaganya
Partai Argentina vs Korsel ini mendapat sambutan rakyat Afsel karena ingin melihat langsung aksi LIONEL MESSI si Pemain terbaik Dunia dan mereka memberikan dukungan penuh untuk Argentina. Seorang penonton Afsel “seakan-akan sedang berjalan di bulan” menggambarkan kesenangannnya dapat menonton LIONEL MESSI.
Semua orang menyambut suka cita kemenangan Argentina yang merupakan Tim pertama memastikan maju ke babak 16 besar, namun Mr OTTO REHHAGEL justru ketar- ketir walaupun tim Yunani yang dilatihnya menang lawan Nigeria.
Setelah Tim pada Group B (Argentina, Kolsel, Yunani, Nigeria) masing masing bermain dua kali, point sementara adalah Argentina 6 (Menang 2 X) , Kolsel 3 (Menang sekali, kalah sekali), Yunani 3 (Menang sekali, kalah sekali) Nigeria 0 (Dua kali kalah)
Partai terkahir yang menentukan nasib Tim di Group B untuk melaju ke Babak 16 besar adalah : Argentina vs Yunani dan Korsel vs Nigeria yang akan berlangsung secara bersamaan hari Kamis tgl. 23 Juni 2010 jam 01: 30 (dini hari). Siapa yang akan mendampingi Argentina ? Kemungkinannya adalah sbb.:
Yunani menang, Kolsel menang. Argentina, Yunani dan Korsel ketiganya memiliki nilai 6. Argentina pasti maju karena sudah menang selisih Gol. Yang akan maju mendampingi Argentina ditentukan oleh selisih Gol.
Yunani kalah, Kolsel kalah, Nigeria menang sehingga ketiga Tim memiliki nilai 3 yaitu hasil dari sekali menang dan dua kalah. Siapa yang akan berpeluang maju ke Babak 16 besar ? Kembali ditentukan oleh selisih gol.
Yunani tak punya pilihan lain, harus menang lawan Argentina karena bila Korsel menang maka Yunani angkat koper. Inilah yang membuat MR OTTO REHHAGEL ketar-ketir.
Dari kemungkinan di atas, apakah mungkin Argentina akan main sabun saat melawan Yunani, karena Argentina sudah pasti lolos ?
Apakah Nigeria akan memberikan kemenangan kepada Korsel ?
Kamis, 17 Juni 2010
Demam Piala Dunia (Menonton Pemain)

Hiruk pikuk Piala Dunia 2010 di Afsel yang baru pertama kali dilaksanakan di Benua Afrika telah menghipnotis sebagian besar warga dunia, tak mengenal kaya-miskin, anak2-orang tua, laki-perempuan secara tiba-tiba berubah menjadi komentator.
Penulis belum dapat membuktikan apakah teman-teman kita yang berkelamin ganda (banci) ikut terlibat ? Nggak taulah yauuu…………Kamu gitu dech !
Republik Afirika Selatan atau Uni Afrika Selatan merupakan negara tertua di Benua Afrika dan nasibnya hampir sama dengan Negara kita Indonesia yaitu sama-sama pernah di jajah oleh Belanda.
Afsel dijajah Belanda tahun 1652 karena disana ditemukan cadangan berlian yang berlimpah, karena itu Inggris juga berminat menjajah Afsel sehingga terjadi Perang Britania – Belanda.
Di Indonesia juga terjadi perang Inggris vs Belanda. Kalau nggak keliru tahun 1948.
Penjajah Belanda mereka sebut Afrikaner, sedangkan kita menyebutnya Kompeni.
Disamping ada kesamaan, terdapat perbedaan yang sangat mencolok antara Indonesia dan Afsel yaitu mereka adalah anak kemaren sore, maksudnya baru mulai membangun negerinya sejak dipimpin Nelson Mandela tahun 1994, setelah selama ini berkutat dengan sistem politik Apartheid. Indonesia sejak tahun 1998 mereformasi (merubah) system politiknya tapi keliatannya berubah menjadi …………….?? Jawab aja sendiri he he he
Yang juga perlu diacungi jempol, adalah sikap Mandela yang mundur dari kursi tahun 1997, padahal rakyat Afsel masih menginginkannnya jadi Presiden. Keliatannya Mandela memilih menjadi Bapak Bangsa sehingga namanya selalu menjadi buah bibir dimanapun.
Kalau di Indonesia ?. Terinspirasi oleh almarhum pelawak Bagio memberikan semboyan “ Sudah duduk lupa berdiri” pada iklan kursi Ligna yang kutonton di TV Hitam Putih melalui TVRI. Kalau doeloe sudah banyak TV berwarna dan TV Swasta dapat izin seperti sekarang, mungkin semboyan “ Sudah duduk lupa berdiri” ini akan dipakai dalam segala segi kehidupan…………he he he.
Sementara Afsel jadi tuan rumah Piala Dunia, kita sudah senang jadi penonton. Saking senangnya, bioskop Megablizt tempat nonton film berubah jadi tempat nonton bareng.
Media cetak (Koran dan Majalah) sebagian besar halamannya memberitakan pernak-pernik Piala Dunia. Mulai dari sejarah Piala Dunia, Pembagian Group. Prediksi hasil pertandingan sampai Profil Tim lengkap dengan foto-foto pemainnya. Berita-berita yang menggemparkan seperti Gayus dan serangan Israel kepada Relawan hanya dapat porsi dihalaman belakang dan terjepit.
Media Elektronik yang menayangkan Sinetron dan Debat Kusir yang berbelit-belit tak lagi ditonton. Remote Control mukanya cemberut karena tak pernah disentuh selama jam tayang Piala Dunia, padahal selama ini jadi rebutan antara anak dan orang tua he he he.
Tak mau kalah dan supaya tidak dianggap kurang gaul, gadis-gadis yang lagi puber dan ibu-ibu mudah yang baru melahirkan dengan cermat mengikuti pemberitaan Pila Dunia.
Umumnya kaum hawa itu menjagokan Itali akan keluar sebagai Juara.
Alasannya ??? Pemain-pemain Itali ganteng-ganteng sich !
Ternyata selama ini mereka bukan menonton permainan Sepak Bola.
Melainkan « Menonton Pemain » he he he
Langganan:
Postingan (Atom)